ASUHAN KEPERAWATAN (ASKEP) SAKIT KEPALA (HEADACHE)
Rabu, 22 Agustus 2012 | aini midwife
Sakit Kepala merupakan masalah kesehatan yang paling sering terjadi. Beberapa orang sering mengalami sakit kepala, sedangkan yang lainnya hampir tidak pernah merasakan sakit kepala. (info-sehat-kita.blogspot.com)
Sakit kepala menahun dan sakit kepala kambuhan bisa terasa sangat nyeri dan mengganggu, tetapi jarang mencerminkan keadaan kesehatan yang serius. Suatu perubahan dalam pola atau sumber sakit kepala (misalnya dari jarang menjadi sering, sebelumnya ringan sekarang menjadi berat) bisa merupakan pertanda yang serius dan memerlukan tindakan medis segera. (anonim,2009)
Sekarang ini banyak sekali obat-obat sakit kepala yang dijual bebas di toko-toko obat atau apotik. Di televisi juga banyak iklan yang menawarkan obat sebagai solusi sakit kepala. Namun hampir semua obat tersebut tidaklah mampu mengatasi sakit kepala dengan sebenar-benarnya. Memang untuk reaksinya sangat cepat dalam meredakan sakit kepala, namun di lain waktu ia akan kambuh kembali. Akibatnya kita menjadi ketergantungan dan bila dikonsumsi terus penerus dapat menyebabkan pembuluh darah kian tersumbat sebab obat - obat tersebut sebenarnya adalah toksin bagi tubuh kita karena terbuat dari bahan kimia.(anonim,2009)
Hampir setiap orang pernah merasakan nyerinya sakit kepala. Data menunjukkan, 90% populasi manusia pernah mengalami penyakit yang menimbulkan rasa nyut-nyut atau cekot-cekot ini sekali atau dua kali dalam setahun. Sakit kepala juga menjadi alasan terbanyak kedua orang mendatangi dokter.(Dede arif rahman, 2009)
Untuk itu kita sebagai calon tenaga kesehatan, kita perlu mengetahui dan memahami tanda dan gejala berbagai penyakit khususnya di sini sakit kepala.
1.2 Rumusan Masalah
- Bagaimana klasifikasi sakit kepala ?
- Bagaimana etiologi dari masing-masing jenis sakit kepala ?
- Bagaimana manifestasi klinis masing-masing jenis sakit kepala ?
- Bagaimana patofisiologi masing-masing jenis sakit kepala ?
- Bagaimana penatalaksanaan untuk masing-masing jenis sakit kepala ?
- Bagaiman pengkajian untuk masalah sakit kepala ?
- Bagaimana diagnosa keperawatan untuk penyakit sakit kepala ?
- Bagaimana intervensi yang di rencanakan untuk masalah sakkiit kepala ?
Untuk mengetahui bagaimana asuhan kerawatan yang tepat pada penyakit sakit kepala.
Tujuan Khusus
- Untuk mengetahui klasifikasi dari sakit kepala
- Untuk mengetahui etiologi dari masing-masing sakit kepala
- Untuk mengetahui manifestasi klinis dari masing-masing jenis sakit kepala
- Untuk mengetahui patofisiologi dari masing-masing jenis sakit kepala
- Untuk mengetahui penatalaksanaan dari masing-masing jenis sakit kepala
- Untuk mengetahui pengkajian dari penyakit sakit kepala
- Untuk mengetahui diagnosa keperawatan yang tepat untuk penyakit sakit kepala
- Untuk mengetahui interfensi yang tepat untuk masalah penyakit sakit kepala
Kita yang nantinya sebagai tenaga kesehatan dapat mengetahui dan faham akan asuhan keperawatan yang tepat untuk pasien dengan masalah sakit kepala (headache), sehinggga di dunia rumah sakit nanti dapat menerapkan asuhan keperawatan ke pasien dengan masalah sakit kepala secara tepat.
1. Berdasarkan klasifikasi Internasional Nyeri Kepala Edisi 2 dari International Headache Society (IHS) yang terbaru tahun 2004, nyeri kepala Primer terdiri atas Migraine, Tension type Headache, Cluster Headache dan other trigeminal-autonomic cephalalgias dari Other Primary.
2. Pembagian klinis nyeri kepala (Anthony, 1988)
A. Sakit kepala akut
• Intrakranial
– Meningitis / ensefaliti
– Perdarahan subaraknoid
– Hematoma subdural
– Tumor intrakranial
• Ekstrakranial
– Migren
– Sakit kepala tandan (cluster)
– Sakit kepala post trauma
– Glaucoma
– Neuritis optika
– Insufisiensiserebro-vaskuler
3. Pembagian nyeri kepala, neuralgia cranial dan nyeri fasial (Oleson,1988).
a) Migrain
b) Ketegangan-jenis sakit kepala
c) sindrom sakit kepala Cluster
d) Sakit kepala yang berhubungan dengan trauma kepala
e) gangguan Vascular
f) Sakit kepala yang berhubungan dengan nonvascular intrakranial gangguan
g) Sakit kepala yang berhubungan dengan zat atau mereka
penarikan
Dalam hal ini yang dibahas hanya sebatas migren, tension, dan cluster
a. Migren
Menurut International Headache Society (IHS), migren adalah nyeri kepala berulang dengan serangan nyeri yang berlangsung 4-72 jam. Nyer biasanya sesisi (unilateral), sifatnya berdenyut, intensitas nyerinya sedang sampai berat, diperhebat oleh aktivitas dan dapat disertai mual dan atau muntah dan perubahan visual. Fotopobia, dan fonofobia.
Secara umum migren dapat dibagi menjadi dua kelompok, yaitu:
- Migren tanpa aura (migren umum), pada migren yang jenis ini tidak ditemukan aura, tetepi dapat ditemukan adanya gejala prodromal.
- Migren dengan aura (migren klasik), pada migren jenis ini nyeri kepala didahului oleh adanya gejala neurology fokal yang berlangsung sementara atau disebut juga aura. Aura dapat berupa gangguan visual, hemisensorik, hemiparesis atau disfasia, ataupun kombinasi dari semua gangguan tadi
Tension-type headache adalah suatu keadaan yang melibatkan sensasi leher atau rasa tidak nyaman di kepala, kulit kepala, atau leher yang biasanya berhubungan dengan ketegangan otot di daerah ini.
Tension type headache dapat diklasifikasikan menjadi:
1. Episodic Tension-type Headache
Sekurang-kurangnya terdapat 10 serangan nyeri kepala yang memenuhi kriteria di bawah ini dan dengan jumlah hari nyeri kepala <15 hari/bulan. Nyeri kepala berlangsung antara 30 menit hingga 7 hari. Sekurang-kurangnya terdapat 2 karakteristik nyeri di bawah ini:
- Terasa seperti ditekan atau diikat namun tidak berdenyut.
- Intensitasnya ringan ataupun sedang (dapat menganggu aktivitas tetapi tidak menghalangi aktivitas).
- Lokalisasinya bilateral.
- Tidak bertambah berat saat naik tangga ataupun aktivitas fisik yang rutin dilakukan.
- Tidak ada mual ataupun muntah.
- Fotopobia dan fonofobia tidak ada atau hanya salah satu.
- Tidak ada nyeri kepala akibat sebab lain.
Frekuensi dan rata-rata nyeri kepala > 15 hari/bulan dan berlangsung > 6 bulan serta memenuhi kriteria diatas.
3. Cluster
Nyeri kepala cluster merupakan nyeri kepala vaskuler, dikenal dengan istilah nyeri kepala Harton,nyeri kepala histamine, migren merah. Nyeri kepala ini dirasakan sesisi seperti ditusuk-tusuk pada separuh kepala, pada area bola mata, pipi, hidung, langit-langit, gusi, dan menjalar ke frontal, temporal, dan oksipital. Sisi yang terkena konjungtivanya menjadi merah, timbulnya lakrimasi, ptosis, edema mata, sebelah hidung tersumbat, dan hipersaliva.
Nyeri kepala ini terjadi pada waktu-waktu tertentu, umumnya pada dini harri dan biasanya pasien akan terbangun karena nyeri. Serangan ini berlangsung 15 menit sampai 5 jam dan terjadi beberapa kali selama 2-6 minggu. Factor pencetus nyeri kepala cluster adalah makanan dan minuman yang beralkohol.
2.3 ETIOLOGI
a. Migren
Faktor-faktor pencetus yang dapat menyebabkan timbulnya migren:
- Perubahan hormone. Estrogen dan progesterone merupakan hormone utama yang berkaitan dengan serangan migren, baik pada saat maupun di luar periode menstruasi. Penurunan konsentrasi estrogen dan progesteron pada fase luteal siklus menstruasi merupakan saat terjadinya serangan migren. Nyeri kepala migrain dipicu oleh turunnya kadar 17-b estradiol plasma saat akan haid. Serangan migrain berkurang selama kehamilan karena kadar estrogen yang relatif tinggi dan konstan, sebaliknya minngu pertama post partum, 40% pasien mengalami serangan yang hebat, karena turunnya kadar estradiol. Pemakaian pil kontrasepsi juga meningkatkan serangan migrain.
- Makanan. Makanan yang sering menyebabkan nyeri kepala pada beberapa orang antara lain: makanan yang bersifat vasodilator (histamin, contoh: anggur merah, natrium nitrat), vasokonstriktor (tiramin, contoh: keju; feniletilamin, contoh: coklat; kafein), dan zat tambahan pada makanan (natrium nitrit, monosodiaum glutamat/MSG, dan aspartam).
- Stres
- Rangsangan sensorik.
- Sinar yang terang dan sinar yang menyilaukan.
- Bau menyengat, termasuk bau yang tidak menyenangkan seperti tinner dan asap rokok.
- Faktor fisik.
- Kegiatan fisi yang berlebihan termasuk aktivitas seksual.
- Perubahan pola tidur, termasuk terlalu banyak tidur atau terlalu sedikit tidur, dan gangguan saat tidur.
- Perubahan lingkungan. Seperti: cuaca, musim, tingkat dataran tinggi, tekanan barometer, atau zona waktu.
- Alkohol.
- Merokok.
- Peristiwa stres tertentu
- depresi
- kecemasan
- kurang tidur atau perubahan pola tidur rutin
- tidak makan
melakukan kegiatan fisik. Rasa lapar juga bisa membuat kita sakit kepala. Pasalnya, pembuluh darah akan melebar setiap kali kadar gula darah turun. Jadi, sebisa mungkin makan secara teratur.
- Posisi tubuh yang salah saat tidur
- Bekerja dalam posisi yang tidak enak
- kurangnya aktifitas fisik
- kegiatan fisik yang intens, termasuk aktifitas seksual, perubahan hormonal yang berhubungan dengan menstruasi, kehamilan, atau penggunaan hormon,
- penggunaan obat untuk sakit kepala yang berlebihan.
Penyebab pasti sakit kepala cluster tidak diketahui, tetapi ketidak normalan pada hypothalamus sepertinya berperan. Serangan cluster terjadi seperti rutinitas harian, dan siklus periode cluster sering mengikuti musim dalam setahun. Pola ini menunjukkan pola jam biologis tubuh terlibat. Pada manusia, jam biologis tubuh terdapat pada hypothalamus, yang berada di dalam pada tengah otak. Ketidaknormalan hypothalamus menerangkan waktu dan siklus alami sakit kepala cluster. Penelitian mendeteksi peningkatan aktifitas pada hypothalamus menajdi sumber sakit kepala cluster. Faktor lain yang mungkin juga terlibat adalah:
- Hormon
- Neurotransmitter
Tidak seperti migrain atau sakit kepala karena ketegangan, sakit kepala cluster umumnya tidak berkaitan dengan pemicu seperti makanan, perubahan hormon atau stress. Tapi sekali periode cluster mulai, mengkonsumsi alkohol dapat dengan cepat memicu pecahnya sakit kepala karena alkohol adalah pemicu tercepat terjadinya sakit kepala selama periode klaster dan juga dapat memiliki efek bahkan sebelum minuman pertama selesai. Untuk alasan ini, banyak orang dengan sakit kepala cluster menghindari alkohol pada saat durasi periode cluster. Pemicu lain yang mungkin juga termasuk adalah penggunaan obat medis, seperti nitroglycerin, obat yang digunakan untuk penyakit jantung.
2.4 MANIFESTASI KLINIS
A. Migren
Tanda dan gejala migren bervariasi di antara penderita. Terdapat 4 fase yang umum terjadi pada penderita migren, tetapi semuanya tidak harus selalu dialami oleh penderita. (Wikipedia)
Fase-fase tersebut antara lain:
- Fase Prodromal. Fase ini dialami 40-60% penderita migren. Gejalanya berupa perubahan mood, iritabel, depresi atau euforia, perasaan lemah, letih, lesu, tidur berlebihan, menginginkan jenis makanan tertentu (coklat) dan gejala lainnya. Gejala ini muncul beberapa jam atau hari sebelum fase nyeri kepala. Fase in memberi pertanda kepada penderita atau keluarga bahwa akan terjadi serangan migren.
- Fase Aura. Aura adalah gejala neurologis fokal kompleks yang mendahului atau menyertai serangan migren. Fase ini mucul bertahap selama 5-20 menit, dan bertahan kurang dari 60 menit. Aura ini dapat berupa sensasi visual, sensorik, motorik, atau kombinasi dari aura-aura tersebut.
- Fase Nyeri Kepala. Nyeri kepala migren biasanya berdenyut, unilateral dan awalnya berlokasi di daerah frontotemporalis dan okular, kemudian setelah 1-2 jam menyebar secara difus ke arah posterior. Serangan berlangsung selama 4-72 jam pada orang dewasa, sedangkan pada anak-anak berlangsung pada 1-48 jam. Intensitas nyeri nerkisar dari sedang sampai berat dan dapat mengganggu pasien dalam melakukan aktivitas sehari-hari.
- Fase Postdromal. Pasien mungkin merasa lelah, iritabel, konsentrasi terganggu, dan perubahan mood. Akan tetapi, beberapa orang merasa ‘segar’ atau euforia setelah serangan, sedangkan yang lainnya merasa depresi dan lemas.
Gejala klinis yang dapat ditemukan pada tension-typeheadache adalah:
- Tidak ada gejala prodnormal atupun aura.
- Nyeri dapat ringan hingga sedang maupun berat.
- Tumpul, seperti ditekan atau diikat. Tidak berdenyut.
- Menyeluruh atau difus (tidak hanya pada satu titik atau satu sisi), nyeri lebih hebat di daerah kulit kepala, oksipital, dan belakang leher.
- Terjadi secara spontan.
- Memburuk atau dicetuskan oleh stres dan kelelahan.
- Adanya insomnia.
- Iritabilitas.
- Gangguan konsentrasi.
- Kadang-kadang disertai vertigo.
- Beberapa orang mengeluh rasa tidak nyaman didaerah leher, rahang, dan temporomandibular.
- Cluster
- Sakit yang mengerikan, biasanya terdapat pada atau sekitar mata, tapi dapat merambat pada area lain di wajah, kepala, leher dan pundak.
- Sakit pada satu sisi
- Kegelisahan
- Keluar air mata secara berlebihan
- Mata merah sebagai efek samping
- Lendir atau basah pada lubang hidung sebagai efek samping pada wajah
- Berkeringat, kulit pucat pada wajah
- Bengkak di sekitar mata sebagai efek samping pada wajah
- Ukuran pupil yang mengecil
- Kelopak mata yang layu
Menurut Buku Asuhan Keperawatan pada Pasien dengan Gangguan Sistem Persarafan, patofisiologi headache sebagai berikut:
a. Migren
Migren headache merupakan gangguan nyeri kepala ditandai dengan adanya serangan nyeri yang berkepanjangan dan tiba-tiba dengan vasokonstriksi yang diikuti dengan vasodilatasi. Migren headache dapat diawali dengan adanya aura atau berbagai sensasi prodromal seperti silau, penglihatan ganda dsb dimana ini merupakan indikasi adanya disfungsi serebral fokal. Berkenaan dengan migren ini dikatakan bahwa kemungkinan disebabkan oleh ketegangan emosional yang berkepanjangan. Ini akan menyebabkan reflek vasospasmus dari beberapa arteri di kepala termasuk arteri yang mensuplai otak. Vasospasmus akan menyebabkan sebagian otak menjadi iskemik dan menyebabkan gejala prodromal. Iskemik yang berkepanjangan menyebabkan dinding vaskular menjadi flasik dan tidak mampu mempertahankan tonus vaskular. Desakan darah menyebabkan pembuluh darah berdilatasi dan terjadi peregangan dinding arteri sehingga menyebabkan nyeri atau migren.
b. Tension type headache (Nyeri kepala tegang)
Tension headache merupakan nyeri kepala yang pada umumnya disebabkan oleh ketegangan dan kontraksi otot-otot leher dan kepala. Ini akan menyebabkan tekanan pada serabut syarafdan konstriksi pembuluh darah pada dasar leher yang pada gilirannya akan makin menambah tekanan dan menyebabkan buangan sisa (asam laktat) menumpuk. Akumulasi ini menyebabkan timbulnya nyeri. Ketegangan otot ini pada umumnya merupakan reaksi yang tidak disadari terhadap stres. Akan tetapi, aktifitas-aktifitas yang membutuhkan kepala harus bertahan pada satu posisis dapat menyebabkan nyeri kepala jenis ini, ataupun tidur dengan letak leher yang tidak benar(tegang)dapat merpakan penyebab tension headache.
c. Cluster
Focus patofisiologi di arteri karotis intrakavernosus yang merangsang pleksus perikarotis. Pleksus ini mendapat rangsangan dari cabang 1 dan 2 nervus trigeminus, ganglia servikalis superior/SCG (simpatetik) dan ganglia sfenopalatinum/SPG (parasimpatetik). Diperkirakan focus iritatif di dan sekitar pleksus membawa impuls-impuls ke batang otak dan mengakibatkan rasa nyeri di daerah periorbital, retroorbital dan dahi.
2.6 PENATALAKSANAAN
a. Migren
Terdiri dari 2 macam, yaitu:
- Pengobatan akut/segera (abortif). Jenis obat yang dipakai adalah:
- Aspirin dan NSAID dosis tinggi (900 mg) untuk serangan ringan serta sedang.
- Kombinasi analgesik dan antiemetik, contoh: aspirin dengan metoklopramid atau parasetamol dengan domperidon untuk serangan ringan sampai sedang.
- Analgesik yang mengandung opiat, contoh: almotriptan, eletriptan, frovatriptan, naratriptan, sumatriptan, rizatriptan, zolmitriptan yang terdapat dalam bentuk sediaan oral, semprotan hidung, subkutan, dan rektal supositoria. Sediaan oral sesuai untuk intensitas nyeri kepala ringan sampai sedang untuk menjaga absorbsinya. Obat ini harus diberikan dengan dosis optimal dan sebaiknya diulang setiap 2 jam (untuk naratriptan setiap 4 jam), sampai nyeri kepala hilang sepenuhnya atau telah mecapai dosis maksimal. Golongan triptan sebaiknya tidak digunakan dalam 24 jam setelaj pemakaina triptan jenis lain.
- Dihidroergotamin (DHE) untuk semua jenis serangan.
- Pengobatan preventif (profilaksis). Macam-macam obat pilihan pertama yang dianggap efektif dalam pengobatan preventif adalah:
- Penyekat-ß misalnya atenolol, bisoprolol, metoprolol, nadolol, propanolol, dan timolol.
- Antagonis serotonin (5-HT2), misalnya: metisergid dan siproheptadin.
- Antidepresan trisiklik, misalnya amitriptilin.
- Penyekat-Ca, misalnya: flunarisin dan verapramil
- Antikomvulsan, misalnya:Na valproat dan topiramat.
Terapi Non-farmakologi
- melakukan latihan peregangan leher atau otot bahu sedikitnya 20 sampai 30 menit
- perubahan posisi tidur
- pernafasan dengan diafragma atau metode relaksasi otot yang lain
- Penyesuaian lingkungan kerja maupun rumah :
- Pencahayaan yang tepat untuk membaca, bekerja, menggunakan komputer, atau saat menonton televisi
- Hindari eksposur terus-menerus pada suara keras dan bising
- Hindari suhu rendah pada saat tidur pada malam hari
- Menggunakan analgesik atau analgesik plus ajuvan sesuai tingkat nyeri. Contoh : Obat-obat OTC seperti aspirin, acetaminophen, ibuprofen atau naproxen sodium. Produk kombinasi dengan kafein dapat meningkatkan efek analgesik
- Untuk sakit kepala kronis, perlu assesment yang lebih teliti mengenai penyebabnya, misalnya karena anxietas atau depresi pilihan obatnya adalah antidepresan, seperti amitriptilin atau antidepresan lainnya. Hindari penggunaan analgesik secara kronis
- memicu rebound headache
Sasaran terapi : menghilangkan nyeri (terapi abortif), mencegah serangan (profilaksis)
Strategi terapi : menggunakan obat NSAID, vasokonstriktor cerebral
Obat-obat terapi abortif:
- Oksigen
- Ergotamin
- Dosis sama dengan dosis untuk migrain
- Sumatriptan
- Verapamil
- Litium
- Ergotamin
- Metisergid
- Kortikosteroid
- Topiramat
- Terapi Akupuntur
- Latihan fisik
- Latihan relaksasi
DOWNLOAD : WOC ASKEP SAKIT KEPALA (HEADACHE)
Pasien A datang dengan keluhan utama nyeri kepala. Nyeri kepala dirasakan sudah 2 bulan kambuh- kambuhan. Sakit kepala terasa berdenyut seperti mau pecah dari sekitar mata sebelah kiri, dahi hingga belakang kepala, timbul tidak tiap hari dirasakan paling berat dan mengganggu saat datang ke rumah sakit. Nyeri kepala bertambah saat beraktivitas sehingga aktivitas sehari- hari terganggu. Keluhan berkurang saat pasien memejamkan mata. Nyeri kepala setiap kali kambuh dirasakan tidak makin memberat. Timbul terutama saat siang hari dan kelelahan. Nyeri berlangsung kurang lebih 30 menit disertai mata nrocoh. Mata tidak merah, penglihatan tidak kabur dan berkunang- kunang, tidak mual muntah. Pasien memiliki beberapa gigi berlubang.
Pengkajian:
Tanggal Pengkajian : 12 april 2010
Tanggal Masuk RS : 10 April 2010
No. Register : 6290901
IDENTITAS :
Nama : Ny. A
Umur : 23 tahun
Suku/Bangsa : Jawa / Indonesia
Agama : Islam
Pendidikan : Ibu rumah tangga
Alamat : Jl. Karangrejo Sawah 1 Surabaya
Penanggung jawab biaya : Bpk. D
Alamat : Jl. Karangrejo Sawah 1 Surabaya
Diagnosis Medis : Nyeri kepala migren
KELUHAN UTAMA:
Nyeri kepala
RIWAYAT PENYAKIT SEKARANG:
Ny. A merasa nyeri kepala sudah sejak dua bulan yang lalu, timbul tidak tiap hari, sifatnya kambuh-kambuhan. Sakit kepala terasa berdenyut seperti mau pecah dari sekitar mata sebelah kiri, dahi hingga belakang kepala. Nyeri kepala bertambah saat beraktivitas sehingga aktivitas sehari- hari terganggu. Keluhan berkurang saat Ny. A memejamkan mata. Nyeri kepala setiap kali kambuh dirasakan tidak makin memberat. Timbul terutama saat siang hari dan kelelahan. Nyeri berlangsung kurang lebih 30 menit disertai mata nrocoh. Dirasakan paling berat dan mengganggu saat datang ke rumah sakit. Sebelum sesaat Ny A merasakan nyeri kepala yang berdenyut, Ny A melihat kilatan cahaya yang menjadi tanda awal sebelum Ny A migren.
RIWAYAT PENYAKIT DAHULU:
Pasien pernah mengalami serangan seperti ini namun tidak sesering akhir-akhir ini.
RIWAYAT PENYAKIT KELUARGA
Pasien mengaku bahwa pada beberapa keluarga juga mengeluh penyakit migren.
PEMERIKSAAN FISIK
Tanda-tanda Vital:
Suhu: 36,60C
Nadi: 88 x/menit
RR: 22 x/menit
Tensi: 120/80 mmHg
Keadaran: Compos Mentis
B1 (breathing) : Normal
B2 (blood) : Normal
B3 (brain) : Ny. A compos mentis, GCS 4-5-6, nyeri terasa berdenyut dari sekitar mata sebelah kiri, dahi hingga belakang kepala. Mata mengalami lakrimasi.
B4 (bladder) : Normal
B5 (bowel) : porsi makan menurun
B6 (bone) : kelemahan otot dan malaise
DATA PENUNJANG
1. Hematologi Paket tanggal 10 april 2010
Hb : 13, 10 g/dl (12-15)
Ht : 40,3 % (35-47)
Eritrosit : 4,74 juta/mm3 (3,9-5,6)
Leukosit : 15,4 ribu/mm3 (4-11)
Trombosit : 285 ribu/mm3 (150-400)
GDS : 281mg/dl (80-110)
2. RFT tanggal 10 april 2010
Ureum : 21 mg/dl (15-39)
Creatinin : 0,9 mg/dl (0,6-1,3)
3. Elektrolit tanggal 10 april 2010
Natrium : 128 mmol/l (136-145)
Chorida : 98 mmol/l (98-107)
Kalium : 3,5 mmol/l (3,5-5,1)
Calsium : 2,42 mmol/l (2,12-2,52)
4. CT-Scan tanggal 12 april 2010
Kesan : Peningkatan TIK
5. Foto thoraks tanggal 12 april 2010
Kesan : kardiomegali (suspek LV), pulmo tak tampak kelainan.
6. EKG tanggal 12 april 2010
Irama : sinus
HR : 88 x/mnt
Kesan : normal sinus Rythem
ANALISIS DATA
|
NO |
DATA |
ETIOLOGI |
MASALAH |
|||||||||||||||
|
1. |
DS : Pasien mengeluh nyeri kepala saat melakukan aktifitas berat
dan nyeri mereda setelah klien minum obat. Nyeri terasa di kepala
bagian frontalis (dahi) dan menjalar ke oksipital (belakang) DO : - Ekspresi wajah pasien tampak kesakitan terutama saat bergerak. - Gelisah S: skala 6 Suhu: 36,60C Nadi: 88 x/menit RR: 22 x/menit Tensi: 120/80 mmHg |
Beban berat Tegangan otot Syaraf terganggu Nyeri |
Nyeri |
|||||||||||||||
|
2. |
DS : Pasien mengungkapkan malu meminta bantuan saat sakit kepala muncul, karena di rasa masalah biasa. DO : Konsentrasi yang lemah |
Banyak sresor datang Stres Tidak mampu membuat penilaian yang tepat terhadap stresor |
Ketidakefektifan koping individu |
|||||||||||||||
|
3. |
DS : Pasien mengeluh cepat lelah saat melakukan aktivitas dan bertambah pusing DO : GCS = 4,5,6 Lemah, letih, lesu Hb : 15 |
Nyeri Anoreksia Suplai O2 ke otak CO2 Pernafasan anaerob Lemas |
Intoleransi aktivitas |
DIAGNOSA KEPERAWATAN
- Nyeri berhubungan dengan nyeri kepala
- Tidak efektifnya koping individu berhubungan dengan nyeri dan perubahan gaya hidup
- Intoleransi aktifitas berhubungan dengan penurunan suplai O2 di seluruh tubuh
- Diagnosa : Nyeri berhubungan dengan nyeri kepala
Kriteria hasil : Pasien mengatakan nyeri berkurang atau tidak merasa nyeri
Ekspresi wajah pasien tidak nampak kesakitan
Skala nyeri = 0
TTV (Nadi 60-100 x/menit, RR 16-20x/menit)
|
No |
Intervensi |
Rasional |
|
1 |
Pantau dan catat tanda-tanda awal nyeri kepala, penurunan, lokasi, lamanya, dan tanda-tanda lainnya |
Adanya tanda awal nyeri sering terjadi pada pasien migren sehingga dapat diidentifikasi upaya pencegahan |
|
2 |
Anjurkan pasien untuk mencatat perkembangan tingkat nyeri |
Mengetahui reaksi pemberian obat apakah ada perubahan penurunan tingkat nyeri |
|
3 |
Anjurkan pada klien untuk mengurangi aktivitas yang berat dan menambah waktu istirahat |
Menghindari stimulus nyeri dan meningkatkan rasa nyaman. |
|
4 |
Massage kepala dan leher |
Meningkatkan relaksasi dan menurunkan ketegangan otot |
|
5 |
Kompres hangat atau dingin pada daerah kepala |
Kompres dingin dapat mengakibatkan vasodilatasi, sehingga dapat
menurunkan nyeri kepala. Kompres hangat dapat meningkatkan sirkulasi
darah dan menurunkan tegangan otot |
|
6 |
Kolaborasi pemberian obat: aspirin dengan metoklopramid |
Mengurangi rasa nyeri skala ringan hingga sedang dan rasa mual |
- Diagnosa : Tidak efektifnya koping individu berhubungan dengan nyeri dan perubahan gaya hidup
Kriteria hasil : Pasien menyatakan mengerti cara mengatasi nyeri kepala yang benar
Perubahan perilaku pasien kearah positif
Pasien mengatakan lebih nyaman
|
No |
Intervensi |
Rasional |
|
1 |
Observasi perilaku pasien dan perubahan yang terjadi saat nyeri |
Pasien dengan nyeri kepala akan terjadi perubahan prilaku, seperti sensitive, marah, depresi |
|
2 |
Pantau mekanisme koping pasien saat terjadi serangan |
Menentukan efektifitas koping |
|
3 |
Dorong pasien untuk mengekspresikan masalah yang dihadapi sekarang seperti rasa takut |
Menyampaikan perasaan dapat mengurangi masalah |
|
4 |
Berikan support dan berikan informasi yang realistik |
Membangkitkan kemampuan untuk mengurangi rasa nyeri |
- Diagnosis : Intoleransi aktifitas berhubungan dengan penurunan suplai O2 di seluruh tubuh
Kriteria hasil : Kelemahan berkurang
Toleransi terhadap aktifitas meningkat
Mampu beraktifitas secara mandiri
|
No |
Intervensi |
Rasional |
|
1 |
Rancang jadwal harian pasien |
Mencegah aktivitas pasien yang berlebihan |
|
2 |
Tingkatkan aktifitas secara bertahap dengan periode istirahat
diantara dua aktifitas misalnya duduk dulu sebelum berjalan setelah
tidur |
Meningkatkan tingkat toleransi aktivitas pasien |
|
3 |
Observasi respon individu terhadap aktivitas |
Evaluasi kelemahan dan tingkat toleransi aktivitas pasien |
|
4 |
Bantu aktivitas dan motivasi klien untuk melakukan aktivitas sesuai kemampuan |
Motivasi dapat meningkatkan keinginan sehingga pasien lebih percaya diri dalam melaksanakan aktivitasnya secara mandiri. |
Sakit Kepala merupakan masalah kesehatan yang paling sering terjadi. Beberapa orang sering mengalami sakit kepala, sedangkan yang lainnya hampir tidak pernah merasakan sakit kepala.
Sekarang ini banyak sekali obat-obat sakit kepala yang dijual bebas di toko-toko obat atau apotik. Di televisi juga banyak iklan yang menawarkan obat sebagai solusi sakit kepala. Namun hampir semua obat tersebut tidaklah mampu mengatasi sakit kepala dengan sebenar-benarnya. Memang untuk reaksinya sangat cepat dalam meredakan sakit kepala, namun di lain waktu ia akan kambuh kembali. Akibatnya kita menjadi ketergantungan dan bila dikonsumsi terus penerus dapat menyebabkan pembuluh darah kian tersumbat.
Untuk itu kita sebagai calon tenaga kesehatan, kita perlu mengetahui dan memahami tanda dan gejala berbagai penyakit khususnya di sini sakit kepala.
Daftar Pustaka
Wartonah,Tarwono.2007.Keperawatan Medikal Bedah Gangguan SistemPersyarafan.Jakarta: Sagung Seto
Dewanto,George.2007.Panduan Praktik Diagnosis dan Tata Laksana Penyakit Syaraf.Jakarta: ECG
Anonim.http://www.fk.uwks.ac.id/elib/Arsip/Departemen/Ilmu%20Penyakit%20Saraf/Chepalgia%20%5BCompatibility%20Mode%5D.pdf (09 Des 2010, 19:30)
Anonim.http://www.jawaban.com/index.php/money/detail/id/67/news/090328230810/limit/0/ (09 Des 2010, 20:15)
Anonim. http://www.scumdoctor.com/Indonesian/pain/headache/cluster-headaches/Home-Remedies-For-Cluster-Headaches.html. (06 Des 2010,11:10)
Anonim. http://traditionalmedicine.m-user.biz/?p=177#more-177.(09 Des 2010,21.00)
Tags: GEJALA PENYAKIT, info kesehatan | 0 komentar
makanan yang mengandung kolesterol. Tabel Jumlah Kolestrol pada Makanan
| aini midwife
| Jenis Makanan | Kolestrol (mg/10 gr) |
Kategori |
| Jenis makanan yang aman dikonsumsi karena kadar kolestrol yang rendah | ||
| Putih telur ayam | 0 | sehat |
| Teripang | 0 | sehat |
| Susu sapi non fat | 0 | sehat |
| Daging ayam / daging bebek pilihan tanpa kulit | 50 | sehat |
| Ikan air tawar | 55 | sehat |
| Daging sapi / daging babi pilihan tanpa lemak | 60 | sehat |
| Daging kelinci | 65 | sehat |
| Daging kambing tanpa lemak | 70 | sehat |
| Ikan ekor kuning | 85 | sehat |
| Jenis makanan yang boleh dikonsumsi sekali-kali | ||
| Daging asap (ham / smoke beef) | 98 | sekali-sekali |
| Iga sapi | 100 | sekali-sekali |
| Iga babi | 105 | sekali-sekali |
| Daging sapi | 105 | sekali-sekali |
| Burung dara | 120 | sekali-sekali |
| Ikan bawal | 120 | sekali-sekali |
| Jenis makanan yang perlu diperhatikan untuk dikonsumsi karena kadar kolestrol yang cukup tinggi | ||
| Daging sapi berlemak | 125 | hati-hati |
| Gajih sapi | 130 | hati-hati |
| Gajih kambing | 130 | hati-hati |
| Daging babi berlemak | 130 | hati-hati |
| Keju | 140 | hati-hati |
| Sosis daging | 150 | hati-hati |
| Kepiting | 150 | hati-hati |
| Udang | 160 | hati-hati |
| Kerang | 160 | hati-hati |
| Siput | 160 | hati-hati |
| Belut | 185 | hati-hati |
| Jenis makanan yang berbahaya untuk dikonsumsi karena kandungan kolestrol yang tinggi. | ||
| Santan | 185 | berbahaya |
| Gajih babi | 200 | berbahaya |
| Susu sapi | 250 | berbahaya |
| Susu sapi cream | 280 | berbahaya |
| Coklat | 290 | berbahaya |
| Margarin / Mentega | 300 | berbahaya |
| Jeroan sapi | 380 | berbahaya |
| Jeroan babi | 420 | berbahaya |
| Kerang putih / tiram | 450 | berbahaya |
| Jeroan kambing | 610 | berbahaya |
| Jenis makanan yang pantang untuk dikonsumsi karena kandungan kolestrol yang sangat tinggi. | ||
| Cumi-cumi | 1170 | pantang |
| Kuning telur ayam | 2000 | pantang |
| Otak sapi | 2300 | pantang |
| Otak babi | 3100 | pantang |
| Telur burung puyuh | 3640 | pantang |
Tags: GEJALA PENYAKIT | 0 komentar
Kolesterol
Minggu, 19 Agustus 2012 | aini midwife
Selain itu kolesterol juga bermanfaat dalam pembentukan hormon korteks adrenal. Hormon ini penting terhadap proses metabolisme serta keseimbangan garam dalam tubuh. Tidak hanya itu, hormon ini juga memiliki andil dalam pengaturan kandungan vitamin D yang berfungsi menyerap kalsium dalam tubuh, serta garam empedu dalam membantu usus menyerap lemak.
Secara umum, total bentuk kolesterol terdiri dari 3 komponen lipoprotein, yakni HDL (high density lipoprotein), LDL (low density lipoprotein), dan trigliserid. Dalam urusan aspek kesehatan, kadar ketiga komponen ini mengambil peran penting dalam keadaan status kesehatan seseorang.
LDL memiliki sifat yang mudah sekali melekat pada dinding pembuluh darah, sementara HDL memiliki sifat yang mengikat LDL agar dapat kembali dibawa dalam proses peredaran darah untuk dieliminasi. Oleh karena itu akrab sekali di telinga kita kolesterol LDL diistilahkan dengan kolesterol jahat dan kemudian kolseterol HDL disebutkan sebagai kolesterol yang baik.
Sayangnya, dengan meninjau pola makan dan menu keseharian manusia dewasa ini, terlalu banyak makanan yang memicu peningkatan kadar LDL. Jika kadar LDL di dalam darah terlampau tinggi, maka yang rentan terjadi adalah tingginya intensitas melekatnya kolesterol LDL di dinding pembuluh darah yang dapat mengundang peluang timbunan plak hingga terjadi penyumbatan aliran darah dalam pembuluh darah yang berakibat fatal. Sebut beberapa diantaranya, penyakit jantung, stroke bahkan kematian.
Mekanismenya, kolesterol LDL yang terlalu tinggi di dalam darah dapat mengakibatkan terbentuknya sumbatan pada pembuluh darah yang mendarahi jantung dan otak. Bersama dengan substansi lainnya, kolesterol dapat membentuk plak atau sumbatan yang dapat menyempitkan pembuluh darah arteri dan membuat arteri tidak fleksibel. Kondisi ini dikenal dengan aterosklerosis. Apabila sumbatan ini memblok arteri yang menyempit tersebut, maka serangan jantung atau stroke dapat terjadi.[](DA)
Tags: GEJALA PENYAKIT | 0 komentar
ASMA
Rabu, 08 Februari 2012 | aini midwife
| INHALLER |
+ Kemungkinan alergi
+ Saluran napas yang memang mudah terangsang
+ Jenis kelamin
+ Ras/etnik
- Tungau debu rumah
- Binatang, kecoa
2. Bahan-bahan di luar ruangan
- Tepung sari bunga
- Jamur
3. Makanan-makanan tertentu, Bahan pengawet, penyedap,
pewarna makanan
4. Obat-obatan tertentu
5. Iritan (parfum, bau-bauan merangsang, household spray )
6. Ekspresi emosi yang berlebihan
7. Asap rokok dari perokok aktif dan pasif
8. Polusi udara dari luar dan dalam ruangan
9. Infeksi saluran napas
10. Exercise induced asthma, mereka yang kambuh asmanya ketika
melakukan aktivitas fisik tertentu.
11. Perubahan cuaca
Tags: GEJALA PENYAKIT | 0 komentar
ASMA
| aini midwife
Pemicu gejala penyakit asma
Kategori penyakit asma
Tags: GEJALA PENYAKIT | 0 komentar
Top 10 penyebab Insomnia
Selasa, 10 Januari 2012 | aini midwife
![]() |
| insomnia |
Meskipun ada banyak hal yang berbeda yang dapat menyebabkan insomnia, sepuluh penyebab umum harus adalah sebagai berikut
1. Pola tidur yang tidak konsisten. Untuk kualitas tidur yang baik sangat penting untuk pergi tidur dan bangun pada kira-kira waktu yang sama setiap hari. Banyak orang memiliki kecenderungan untuk terjaga sampai sangat larut dan bangun sangat terlambat pada hari-hari mereka libur, ini yang mengganggu pola tidur yg normal.normal orang dewasa tidur perhari nya adalah 6-8 jam.
2. Makan makanan berat terlalu dekat dengan waktu tidur. Tubuh Anda membutuhkan waktu untuk menyelesaikan proses pencernaan, dan jika Anda makan malam Anda terlalu dekat dengan waktu tidur Anda akan mengalami kesulitan tidur. Sementara jadwal kerja kadang-kadang dapat mempengaruhi proses ini, terutama mereka yang dapat bekerja baik full-time dan bekerja paruh-waktu tanpa istirahat di antara, makan terlambat pasti akan memiliki efek yang merugikan pada kemampuan Anda untuk tertidur.
3. Tidur lapar. Ini adalah sesuatu yang banyak orang berusaha untuk dilakukan, terutama ketika mereka mencoba untuk menurunkan berat badan, dan merupakan salah satu hal terburuk yang dapat Anda lakukan untuk kualitas tidur. Banyak orang membaca saran dari bintang-bintang yang mengatakan bahwa mereka tidak makan setelah 6 pm dan pikir ini adalah solusi sempurna. Alih-alih mencoba untuk tidur lapar dan tidak bisa tidur, cobalah memiliki energi makanan kecil tinggi. Serotonin diyakini menjadi bantuan tidur alam dan hadir dalam produk cokelat banyak-Anda tidak harus mengorbankan diet Anda tetapi memiliki secangkir kecil puding gula coklat gratis atau gula coklat panas gratis.
4.Menunggu selelah mungkin baru tidur. Meskipun kelihatannya masuk akal untuk menunggu sampai Anda lelah untuk pergi tidur, Anda tidak sabar untuk menunggu sampai Anda benar-benar capek atau Anda akan mengalami kesulitan tidur.
5. Terlalu banyak tidur. Hal klasik ini bisa dilihat jika anak-anak suka tidur siang hari, malam harinya kebanyakan susah tidur. Hal tersebut juga bisa terjadi pada orang dewasa. Tubuh kita memerlukan waktu tertentu untuk beristirahat. Jika terlalu lama kita dalam kondisi istirahat, lecutan syaraf untuk memulai impuls syaraf juga lambat reaksi nya, sehingga otot juga lama reaksinya terhadap aktifitas motorik. Hal itu bisa menjelaskan kenapa jika orang kbanyakan tidur malah malas2an. Saat malam mereka baru "panas mesinnya" sehingga justru ingin beraktifitas.
6. Merokok . Nicotine pada rokok adalah substansi yang bertanggung jawab terjadinya insomnia pada beberapa perokok. Nikotin merangsang jantung berdetak lebih cepat. Nadi lebih kencang, karena aliran darah ke otak juga terisi lebih cepat. Rasa lelah/kantuk hilang. Dan tubuh menganggap dirinya masi terjaga/bekerja
7. Berlebihan kafein Konsumsi kafein telah dikaitkan dengan gangguan tidur, termasuk insomnia, karena efek fisiologis saja. Meskipun insomnia dapat disebabkan oleh banyak faktor lain seperti masalah kejiwaan,, stres obat-obatan atau alkohol, kurang olahraga, kebisingan yang berlebihan atau cahaya, dan penyakit fisik tertentu, telah ditemukan bahwa konsumsi kafein adalah penyebab paling umum dari gangguan tidur .
Kafein dikenal secara langsung mempengaruhi fungsi ginjal dan juga dapat menjadi penyebab infeksi ginjal dan / atau infeksi kencing. Infeksi ini juga dapat mengganggu siklus tidur normal atau menyebabkan kesulitan tidur. Anda juga mungkin harus bangun beberapa kali di malam hari untuk mengosongkan kandung kemih Anda yang akan menyebabkan gangguan siklus tidur REM Anda yang pada gilirannya akan akan membuat Anda merasa lelah ketika Anda bangun di pagi hari. Obat utama untuk masalah ini adalah baik untuk mengurangi/stop konsumsi kafein Anda. Cobalah beralih ke minuman lain yang bebas kafein. Akan lebih baik minum segelas air putih sebelum tidur untuk fungsi ginjal yang baik.
8. Suhu ruangan/badan terlalu panas atau terlalu dingin . Suhu tubuh bervariasi antara individu antara 97,2 - 100F (36.5-37.4C). Lingkungan, apa yang kita makan, bagaimana kita merasa dan seberapa aktif kita semua faktor yang juga mempengaruhi tidur kita. Ada perubahan suhu tubuh pada siang hari dengan suhu terendah di pagi hari.
Hipotalamus di otak mengatur suhu tubuh dan darah dikirim ke kulit dan tubuh berkeringat ketika terlalu panas. Menjadi terlalu panas atau terlalu dingin pada malam hari akan merangsang otak, sehingga masuk akal untuk mencoba dan mengatur suhu badan untuk tidur nyenyak di malam hari.
Terlalu dingin juga akan mempengaruhi bagaimana mudahnya Anda tertidur dan kualitas tidur. Cahaya, pakaian hangat dapat membantu Anda tetap hangat dan dapat dimatikan lampu jika Anda menjadi terlalu panas.
9. Ketidakmampuan untuk bersantai setelah pergi ke tempat tidur . Banyak orang membawa masalah pekerjaan, atau masalah keseharian ketika dia beranjak tidur. Problematika hidup, susah senang, masa depan dan penyesalan sering dibawa ke tempat tidur. Hal ini akan mempersulit tubuh merasakan rileks dan memulai untuk tidur nyaman. Sebaiknya Anda melupakan masalah hidup anda sejenak agar tidur bisa cepat dimulai.
10. Kurangnya latihan. Walaupun anda tidak ingin melakukan terlalu banyak dekat dengan waktu tidur, sedikit latihan ringan dapat aktual bersantai Anda dan membantu Anda tertidur. Hal ini dapat sesuatu yang ringan sebagai hanya mengambil sepuluh atau lima belas menit berjalan di luar.
Orang mungkin punya alasan lain mereka sulit tidur, ini adalah alasan yang paling umum dan yang paling mudah untuk alamat. Beberapa orang menderita insomnia kronis yang berhubungan dengan kondisi kesehatan atau obat yang mereka konsumsi, sulit untuk mengendalikan penyebab nya. Setidaknya mulailah untuk mengurangi sebab musibab insomnia Anda satu persatu, sehingga kualitas tidur anda baik.
Tags: GEJALA PENYAKIT | 0 komentar
INSOMNIA
| aini midwife
![]() | |
| insomnia |
Insomnia apaan sih? Insomnia adalah keadaan dimana seseorang dimana tidak bisa tidur dalam waktu yang cukup. Keluhan dari penderita imsonia adalah mreka tidak dapat memejamkan mata atau mengistirahatkan pikirannya walaupun hanya untuk sejenak.
Tags: GEJALA PENYAKIT | 0 komentar
BACILAR ARTERI MIGRAN
Minggu, 08 Januari 2012 | aini midwife
Migrain basilar arteri (juga dikenal sebagai Bickstaff migrain atau
Basilar-tipe migrain) adalah jenis yang jarang migrain berkat aura yang
tidak biasa.
Aura adalah gejala-gejala yang mendahului sakit kepala sebenarnya untuk pasien migrain banyak. Dalam kasus migrain arteri basilar, aura berasal dari gangguan di bagian terdalam dari otak (batang otak). Aura gejala dalam jenis khusus dari sakit kepala adalah sebagai berikut:
sementara
kebutaan
Ataksia (koordinasi yang buruk dan kemampuan untuk berjalan)
Vertigo (perasa berputar atau gerakan di kepala)
Ringan (merasa
seperti tekanan darah Anda rendah)
Tinnitus (mendengar nada atau suara mendesing)
Monokuler (penglihatan ganda)
Diplopia (ganda-visi)
nistagmus (gerakan mata cepat dari atas kebawah,dari kanan kekiri,dsb)
Dyarthria (bicara cadel)
paresthesias Bilateral (sensasi
kesemutan di kedua sisi tubuh)
kelemahan (kadang-kadang bergantian kedua
sisi tubuh)
perubahan dalam tingkat kesadaran (mengantuk, stuporous,
atau bahkan menjadi tidak sadar)
miskin kognisi (ketidakmampuan untuk berpikir dengan baik, akurat)
Tentu saja tidak semua pasien akan mengalami semua gejala ini - beberapa mungkin mengalami hanya beberapa gejala aura di atas.
Rasa
sakit kepala itu sendiri, mulai baik setelah beberapa gejala yang
tercantum di atas atau pada saat yang sama, biasanya terletak di bagian
belakang kepala dan dapat memiliki berhubungan mual dan muntah, serta
sensitivitas terhadap cahaya, suara, atau bau. Hal ini juga dapat memburuk dengan aktivitas ringan.
Perhatian
utama dalam kasus sakit kepala ini adalah bahwa serangan iskemik
transien, stroke atau penyitaan bukanlah penyebabnya. Dengan
demikian pasien dengan gejala-gejala ini (pertama kali mereka
berpengalaman) biasanya disarankan untuk melanjutkan ke rumah sakit
untuk evaluasi awal
Karena arteri basilar adalah suplai darah utama ke batang otak, arteri ini telah menjadi terkait dengan nama migrain. Arteri, meskipun, adalah tidak terasa abnormal pada jenis sakit kepala.
Jika pasien mengalami kelemahan sebagai bagian dari aura, maka Migrain hemiplegia harus dipertimbangkan kemungkinan.
Awalnya
merasa hanya mempengaruhi anak perempuan, sekarang diakui bahwa setiap
usia dan jenis kelamin dapat dipengaruhi oleh arteri basilar migrain.
Pengobatan
Setiap dari perawatan akut biasa untuk migrain juga dapat digunakan dalam kasus jenis khusus migrain. Ada
kontroversi mengenai penggunaan triptan obat (Imitrex, Maxalt, Zomig,
Relpax, dll), karena ada kekhawatiran bahwa ini dapat menyebabkan stroke
pada pasien dengan jenis sakit kepala. Sementara
ini belum pada kenyataannya telah terbukti menjadi kasus, ahli saraf
yang paling menghindari hal ini kelas obat untuk alasan ini. Hal
ini kontraindikasi relatif sama akan berlaku untuk vasoaktif lain
(konstriksi arteri) obat-obatan seperti kelas ergotamines obat yang
disebut.
Verapamil, blocker saluran kalsium, adalah obat pilihan untuk pencegahan migrain arteri basilar. Jika
hal ini tidak efektif dalam mengurangi frekuensi dan intensitas sakit
kepala, maka lain obat pencegahan standar dapat digunakan. Beta-blocking
obat (Inderal, propranolol, Corgard) sering dihindari, karena mereka
dapat menyebabkan perpanjangan aura dan ada kekhawatiran bahwa mereka
bisa membuat migren infark (stroke yang berhubungan dengan migrain)
lebih mungkin terjadi.
Tags: GEJALA PENYAKIT | 0 komentar
VERTIGO
Kamis, 05 Januari 2012 | aini midwife
Pendahuluan
Definisi
Gangguan pada otak kecil yang mengakibatkan vertigo jarang sekali ditemukan. Namun, pasokan oksigen ke otak yang kurang dapat pula menjadi penyebab. Beberapa jenis obat, seperti kina, streptomisin, dan salisilat, diketahui dapat menimbulkan radang kronis telinga dalam. Keadaan ini juga dapat menimbulkan vertigo.
Ada beberapa jenis vertigo berdasarkan penyebabnya:
Benign Paroxysmal Positional Vertigo merupakan penyakit yang sering ditemukan, di mana vertigo terjadi secara mendadak dan berlangsung kurang dari 1 menit. Perubahan posisi kepala (biasanya terjadi ketika penderita berbaring, bangun, berguling di atas tempat tidur atau menoleh ke belakang) biasanya memicu terjadinya vertigo ini.
Penyakit ini tampaknya disebabkan oleh adanya endapan kalsium di dalam salah satu kanalis semisirkularis di dalam telinga bagian dalam. Vertigo jenis ini mengerikan, tetapi tidak berbahaya dan biasanya menghilang dengan sendirinya dalam beberapa minggu atau bulan. Tidak disertai hilangnya pendengaran maupun telinga berdenging.
PENYEBAB
Keadaan lingkungan, motion sickness (mabuk darat, mabuk laut) obat-obatan, alkohol, gentamisin, kelainan sirkulasi Transient ischemic attack (gangguan fungsi otak sementara karena berkurangnya aliran darah ke salah satu bagian otak) pada arteri vertebral dan arteri basiler.
Terkadang vertigo juga merupakan salah satu gejala awal terjadinya stroke ringan, sebagai akibat pecahnya pembuluh darah akibat tekanan darah tinggi (hipertensi). Biasanya vertigo yang diakibatkan oleh kurangnya oksigen ke otak ini akan disertai dengan mual dan muntah-muntah.



